Tampilkan postingan dengan label miss V. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label miss V. Tampilkan semua postingan

Agar Miss V Bisa Meremas Kuat Mr P


(Foto: gettyimages)
(Foto: gettyimages)
TIDAK ada yang lebih memuaskan dibanding sensasi Mr P diremas otot-otot panggul Miss V. Lakukan latihan rutin ini agar Anda mampu memberikan kepuasan maksimal bagi suami.

Latihan kegel memperkuat otot panggul dan otot pubococcygeus (PC) Anda. Keduanya dikenal juga sebagai otot seks yang jika diperkuat akan memberikan segudang manfaat bagi kehidupan seks Anda.

Latihan-latihan ini umumnya dilakukan untuk meningkatkan kontrol terhadap kandung kemih serta mencegah kerusakan otot dasar panggul, yang melemah akibat kehamilan dan pertambahan usia. Demikian seperti dikutip dari ThirdAge.

Latihan kegel juga dapat meningkatkan kehidupan seks Anda dalam cara berikut:

Meningkatkan libido wanita

Latihan kegel memperkuat otot PC—yang mengontrol gelombang urine—dan mengencangkannya ketika Anda orgasme. Menurut laman Female Libido, otot-otot Miss V yang lebih kuat meningkatkan kemungkinan untuk orgasme berlipat ganda.

Kenyataannya, banyak wanita yang berlatih kegel mengatakan mampu mencapai orgasme Miss V untuk pertama kalinya, serta orgasme lebih intens dan sering.

Meningkatkan kesenangan pasangan

Karena latihan kegel mampu mengencangkan otot Miss V, otomatis memberi pasangan Anda kepuasan lebih besar.

Bagaimana melakukan latihan kegel?

1. Temukan otot-otot yang tepat

Lain waktu Anda buang air kecil, temukan otot-otot panggul Anda. Caranya, hentikan aliran urine yang Anda keluarkan. Sensasi menahan berkemih ini adalah praktik dasar untuk latihan kegel. Anda harus merasa otot-otot panggul meremas uretra dan anus.

Namun, jangan rutin menghentikan aliran air seni atau latihan kegel, karena dapat melemahkan otot-otot kandung kemih dan meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.

2. Mencek ulang teknik latihan Anda

Setelah berhasil menemukan otot dasar panggul, kosongkan kandung kemih Anda. Sambil berdiri, duduk atau berbaring, kencangkan otot dan tahan selama tiga hitungan, kemudian lepaskan. Lakukan sampai Anda dapat kontraksi otot selama minimal 10 detik pada satu kali hitungan, dengan selingan 10 detik antara setiap pengulangan.

Pastikan untuk tetap fokus pada otot-otot yang benar—perut, bokong, dan paha tidak boleh lentur. Pastikan juga untuk menjaga napas dengan stabil selama latihan ini.

3. Ulangi tiga kali sehari

Lakukan 10-15 kali ulangan per set minimal 3 kali sehari. Latihan kegel hanya efektif jika dilakukan secara rutin.

Hal yang penting tentang latihan kegel adalah bahwa ini sifatnya tidak mencolok, Anda bisa melakukannya kapan saja. Direkomendasikan untuk berlatih selama kegiatan rutin, seperti ketika Anda bekerja di depan komputer, menyiapkan makanan, menonton televisi, dan sebagainya.

Jika Anda rutin latihan kegel setiap hari, Anda bisa mulai melihat hasilnya dalam 8-12 pekan. Walaupun hasilnya bervariasi, sebagian wanita mengalami perubahan dramatis di mana kontrol terhadap kandung kemih meningkat.

Tips Menjaga Kebersihan Vagina

VaginaTubuh kita pada dasarnya memiliki mekanisme perlindungan bila ada gangguan datang dari luar tubuh. Demikian juga yang terjadi pada vagina. Bila ada kotoran, vagina memiliki mekanisme pembersihan sendiri dengan mengandalkan koloni bakteri normal yang menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam dan di sekitar alat vital. Namun, sayang keseimbangan dapat terganggu bila pemiliknya tidak begitu peduli dengan organnya.

Penggunaan celana basah atau celana dalam terlalu ketat, misalnya, dapat mengganggu keseimbangan itu. Dalam keadaan tertentu, perawatan vagina tidak cukup hanya dengan membersihkan bagian luar. Bagian dalam pun perlu dilakukan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat organ reproduksi wanita ini. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda pertimbangkan;

1. Bilas dengan cairan pembersih
Cairan pembersih khusus biasanya digunakan dengan cara menyemprotkannya ke dalam vagina. Dengan bahan aktif yang mampu melumpuhkan bakteri, kuman serta jamur, cairan pembilas ini bisa digunakan dalam beberapa menit.
Biasanya penggunaannya harus dengan pengawasan dokter.

Karena itu, selain cairan pembilas, obat-obatan untuk mengatasi gangguan yang ada juga akan diberikan. Tidak semua gangguan bisa diselesaikan dengan cairan ini. Biasanya cairan ini hanya dapat mengatasi keputihan. Jadi tidak akan mampu mengatasi penyakit kelamin apalagi penyakit menular seksual.

2. Sinar laser
Laser digunakan karena obat yang biasanya digunakan untuk membunuh kuman di vagina biasanya butuh waktu lama. Apalagi kalau terjadi resistensi obat. Laser yang digunakan biasanya jenis level rendah atau low level laser therapy. Formulasi dari sinar inframerah dan ultraviolet ini dikatakan mampu membersihkan bakteri, jamur, dan virus dalam waktu yang relatif cepat.

Untuk gangguan ringan, penembakan biasanya dilakukan dalam waktu 15 menit sekali. Bila gangguan sudah berat, butuh puluhan menit dengan beberapa kali tembakan dalam beberapa hari. Obat juga kerap diberikan oleh dokter setelah penembakan laser dilakukan.

3. Terapi ozon
Dr Mulyadi Tedjapranata MD dari Klinik Medizone mengatakan, metode penggunaan terapi ozon ini layaknya menggunakan cairan pembersih. Dengan alat yang disebut vaginal insuflation, ozon dimasukkan ke organ kewanitaan dalam takaran tertentu (tergantung kasus). “Jadi prinsipnya ozon ini berfungsi sebagai desinfektan yang bisa membunuh kuman bakteri dan tujuannya untuk mencegah masuknya kuman yang memungkinkan timbulnya penyakit,” dengan periode waktu tertentu pula (tergantung kasus), ozon diperlukan agar kebersihan vagina bisa terjaga.

Agar pengobatan efektif, biasanya terapi ini dikombinasi juga dengan obat-obatan. Namun, dalam hal ini ozon tidak bisa digunakan untuk mengatasi penyakit seksual atau penyakit menular seksual. Dan yang jelas, terapi ini harus dilakukan dengan seorang dokter yang ahli dalam hal ini. Sebab, jika tidak digunakan secara tepat, memasukkan ozon ke organ kewanitaan hanya akan menyebabkan berkembang biaknya bakteri yang malah merugikan vagina.

4. Penguapan hangat
Dalam ritus perawatan tubuh secara tradisional, penguapan hangat biasanya juga digunakan untuk vagina. Meksi begitu, penguapan jelas tidak efektif membunuh mikroorganisme. Penguapan ini biasanya menggunakan ramuan wewangian sehingga menghangatkan dan membuat vagina wangi. Karena itu selayaknya cara ini dilakukan seperti kita menggunakan parfum untuk badan. Tidak ada alasan lain selain alasan kosmetik.

Dengan demikian, meski dikatakan penguapan merupakan satu cara merawat vagina, langkah ini bukan untuk mencegah timbulnya penyakit apalagi menghilangkan gangguan.

5. Gurah vagina
Meski ada yang menawarkan dan mencoba melakukan langkah ini, cara seperti ini diragukan efektivitasnya. Apalagi yang menanganinya jelas-jelas bukan dokter. Bisa jadi semua mikrooganisme, baik yang merugikan maupun yang normal, akan mati dan hilang dari vagina. Akibatnya, justru vagina malah akan mengalami gangguan.

6. Spa Vagina
Ini adalah metode perawatan bagian reproduksi wanita yang menggabungkan berbagai terapi kuno. Ada teknik pengasapan atau penguapan. Ada juga teknik pijat akupresur yang diterapkan pada seluruh tubuh dan terutama vagina. Ada juga meditasi gerak atau semacam kegel khusus untuk vagina.

Beberapa terapi ini jelas merupakan terapi yang aman dan semua orang kenal terapi ini. “Jadi terapi V-spa itu sebenarnya terapi yang umum digunakan dalam perawatan kesehatan, hanya kali ini khusus diterapkan untuk bagian vagina saja,” ungkap Hj Worro Harry Soeharman, M.Ph, MKA, penggagas terapi ini.

7. Kuras Vagina
Ini adalah pengontrolan dan pembersihan vagina sampai ke mulut serta rongga rahim. Langkah ini menjadi tindakan awal supaya jamur atau kuman tidak merembet sampai ke rongga rahim atau saluran telur yang bisa mengakibatkan kemandulan atau infeksi yang bisa menyebabkan munculnya kanker.

Sebab itu wanita yang menderita keputihan hendaknya tidak menunda pengobatan. Supaya tidak repot, penderita bisa mendatangi klinik semacam Klinik Pasutri atau Pusat Pelayanan Keluarga yang memberi pelayanan mulai dari wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium serta membersihkan vagina sampai ke rongga rahim hingga pengobatannya sampai tuntas.

Caranya, ujung vagina sampai rongga rahim diteropong dengan speculum. Dengan alat penjepit kain kasa (gaas) yang terlebih dulu direndam dalam cairan antiseptik ini, tindakan "kuras" dilakukan. Tidak perlu takut karena tindakan ini sederhana dan tidak menyiksa. Usai hasil lab diketahui, dokter akan memberikan obat yang tepat. Bisa berupa obat minum, bisa juga tablet yang dimasukkan ke lubang vagina.

Setelah 3 bulan, pasien diharapkan kembali untuk cek ulang. Para ibu yang menghadapi masalah dengan pasangan sehubungan dengan kasus ini bisa sekalian berkonsultasi. Para wanita yang menderita keputihan acap kali penyakitnya acap kali kambuh karena tidak diobati tuntas. Mengobati daerah sekitar vagina saja belum cukup, sebaiknya sampai ke bagian dalam.

Sumber: Kompas